PERSIAPAN SEBELUM NEMBAK GEBETAN

Persiapan Sebelum Nembak Gebetan – Sebagai seorang cowok, ketika ingin menyatakan perasaannya kepada gebetannya pasti banyak pikiran tentang hal-hal yang tidak tidak akan menghantui pikirannya. Seperti takut ditolak dan lain sebagainya. Nah berikut ini adalah beberapa persiapan yang memang benar-benar harus kamu perhatikan sebelum nembak gebetan.

Pastikan Kamu Memang Suka

Bicara soal cinta, ada beberapa masalah yang secara ekslusif cuma ada pada kaum Adam. Kita biasanya agak susah membedakan suka karena kecocokan dan suka cuma karena nafsu. Maklum, cowok memang selalu berusaha membuat keputusan dengan otak, tidak dengan perasaan. Masalahnya, kita punya 3 otak, satu di kepala dan 2 di bawah sana (hehe).

Kalau kamu suka cewek karena kecocokan yang kalian miliki, ini sebenarnya bisa menambah kemungkinan berhasil kamu saat nembak. Sementara suka cuma karena nafsu tidak selalu meningkatkan kemungkinan berhasilnya tembakan kamu, karena cewek jarang mengalami fenomena ‘suka karena nafsu’ ini.

Jadi salah satu persiapan yang harus kamu lakukan sebelum penembakan adalah memastikan dengan seksama kenapa kamu suka si doi. Apakah karena kamu melihat ada kemungkinan masa depan yang cerah dengan si doi atau cuma karena rudal kamu kegatalan?

Pastikan si Doi Jomblo

Kamu sebaiknya memastikan dulu bahwa si doi betul-betul masih jomblo dan tidak terkait dengan hubungan dekat sama sekali dengan orang lain. Pastikan si doi juga tidak sedang terlibat drama dan dilema balikan dengan mantan pacarnya. Karena semua faktor-faktor ini secara tidak langsung bisa mempengaruhi persentase keberhasilan penembakan kamu.

Kenapa?

Banyak yang bilang cowok adalah mahkluk sederhana dengan pola pikir yang rada primitif. Dalam kebanyakan kasus, ini memang benar. Sampai-sampai kebanyakan cowok berpikir: kalau udah suka, gak ada alasan untuk tidak jadian. Ya, gak ada, bahkan kalaupun si cowok sebenarnya sudah punya pacar.

Sebaliknya, cewek punya segudang pertimbangan yang lebay sebelum melantik seorang pacar. Terkadang memilih satu diantara 2 gebetan saja cewek sudah kalang kabut memutuskan.

Pastikan Sinyal Positif

Logikanya sederhana, man. Kalau mau diterima, cewek yang kamu tembak tentunya harus suka kamu (ya iyalah). Kita gak mungkin tau si target suka atau tidak sebelum hari penembakan tiba. Tapi cewek yang suka kamu sudah jelas ada tanda-tandanya. Dan tanda-tanda ini lebih sering disebut sinyal positif.

Tanda-tanda positif kalau cewek suka biasanya lebih terlihat ke bahasa tubuhnya, tidak secara verbal dikomunikasikan tentunya. Ini bisa kamu lihat dari seantusias apa cewek itu merespon saat kamu hubungi, sebaik apa dia merespon ketika kamu ajak jalan dan sebagainya.

Sebelum kamu melaksanakan penembakan, ada baiknya kamu pastikan dulu bahwa kamu sudah melihat adanya tanda-tanda dan sinyal positif dari si doi. Kalau selama ini belum ada, buat apa nembak kalau cuma buat ditolak bro?

Siapkan Strategi

Kalau kamu merasa sudah cukup dapat sinyal-sinyal positif, saatnya mulai berpikir soal penembakan. Tau tidak bahwa kondisi emosional cewek sangat menentukan jawabannya saat momen penembakan nanti? Menembak si target saat moodnya sedang asyik adalah salah satu kunci keberhasilan kamu.

Kamu tidak mungkin bisa tau bagaimana mood si target di hari H. Kamu dengan sialnya bisa saja menembak si target saat dia sedang galau terserang PMS. Maka dari itu, kamu perlu strategi khusus untuk memastikan bisa memperbaiki mood si target di momen penembakan. Maka dari itu, cari tau dulu penembakan seperti apa yang akan membuat si target senang.

Apakah target kamu kira-kira suka penembakan yang terbuka? Apakah target kamu kira-kira suka penembakan dengan background yang romantis? Atau mungkin target kamu adalah cewek pemalu yang lebih suka ditembak lewat telepon aja?

Semua informasi ini harus kamu kumpulkan secara diam-diam untuk membuat strategi penembakan yang pas. Disini pentingnya berteman dengan teman-teman dekat si target.

Siapkan Mental

Umumnya, mental kerupuk adalah kendala utama yang bisa bikin momen penembakan kamu hancur. Ini karena mental yang jelek bikin kamu grogi saat nembak, atau yang paling parah, membatalkan nembak di saat-saat terakhir karena terserang mules akut. Jadi salah satu persiapan sebelum nembak adalah persiapan mental biar tidak grogi.

Gimana caranya biar tidak grogi saat nembak?

Grogi adalah respon yang normal ketika menghadapi momen yang besar. Kalau penembakan ini bagi kamu adalah momen yang besar, wajar aja kalau kamu merasa grogi. Jadi jangan fokus untuk menghilangkan grogi saat nembak cewek, tapi fokus pada cara menguranginya.

Caranya sama dengan cara menghilangkan grogi sebelum public speaking. Susun semua kata-kata yang akan kamu bilang nanti saat penembakan, lalu latih pengucapan kamu di depan cermin. Dengan melatih semua pengucapan kamu, ini bisa mengurangi kemungkinan terbata-bata saat nembak.

Bukan cuma itu, latih juga semua mimik dan bahasa tubuh kamu karena inilah nanti yang bisa menutupi tanda-tanda grogi yang bisa terlihat di diri kamu.

Siapkan Waktu yang Tepat

Tidak semua waktu adalah waktu yang tepat untuk nembak. Seperti yang sudah saya bilang di poin sebelumnya, mood si target juga akan sangat menentukan tingkat keberhasilan kamu saat nembak nanti. Kalau kamu nembak si target 2 jam setelah neneknya meninggal (misalnya), kira-kira apa jawabannya?

Jadi pintar-pintar piliha waktu aja. Kalau kamu rencananya mau nembak saat dinner, pastikan kamu masih bisa men-cancel niatan kamu untuk nembak kalau-kalau aja kamu merasa waktunya kurang tepat. Ini juga kenapa saya sangat menyarankan kamu memulai rencana penembakan kamu dengan ngobrol dulu. Tanyakan bagaimana hari si doi, bagaimana urusan kampusnya, bagaimana situasi kerjanya dan keluarganya. Jangan lakukan penembakan kalau kamu merasa waktunya kurang pas.

Siapkan Kata-Kata Pamungkas

Salah satu persiapan untuk nembak adalah menyusun kata-kata penembakan. Untuk tau kata-kata seperti apa yang pas saat nembak nanti, kamu harus tau dulu kecenderungan target kamu. Apakah doi orangnya suka hal-hal yang berbau romantis atau doi orangnya lebih cuek? Bagaimana seharusnya kamu menyusun kata-kata tergantung dari karakter si doi sebenarnya.

Misalnya, si doi adalah cewek yang suka hal-hal romantis. Kamu mungkin bisa pilih kata ‘cinta’ ketimbang ‘sayang’. Tapi kalau si doi orangnya gelian dengan hal-hal yang berbau romantis, kamu bisa pilih kata sayang  atau suka aja.

Yang jelas, layaknya kampanye politik, kamu wajib menawarkan sesuatu sebagai pertimbangan untuk menerima kamu. Saya pribadi sering memakai kalimat ini: “Aku sayang banget ama kamu. Kalau kamu mau jadi pacar aku, aku janji akan lakukan apapun sekuat tenaga aku untuk buat kamu bahagia”

Kamu boleh ciplak kata-kata saya tadi kalau otak beku kamu tidak lagi bisa mencari kalimat yang lebih kreatif (whehe).

Ciptakan Momentumnya

Momentum itu tidak tercipta, tapi diciptakan. Momentum yang tepat buat nembak harus kamu ciptakan sendiri saat sedang ngobrol sama si doi. Biar gampang dimengerti, kamu tidak akan diterima kalau tiba-tiba bilang “mau gak jadi pacar aku?” sesaat setelah ngobrol soal kelapa sawit (misalnya).

Jadi ciptakan momentum dengan obrolan yang sedikit ‘menyenggol’. Misalnya, kamu bisa mulai dengan “Btw, kamu gak capek jadi jomblo? Cewek cantik biasanya gak betah loh jomblo kelamaan”

Kalau pembicaraan sudah berkembang ke arah percintaan, kamu sudah boleh ambil ancang-ancang untuk memuntahkan semua kata-kata penembakan yang sudah kamu latih 2 hari 2 malam di depan cermin.

Siap Ditolak

Jangan lupa, siap ditolak juga adalah salah satu persiapan sebelum nembak loh. Kamu boleh 100% yakin bakal diterima oleh si target. Mungkin si target sudah kasih semua tanda-tanda positif yang kamu terjemahkan sebagai undangan untuk segera nembak. Tapi 100% yakin saja tidak akan cukup, karena semua kemungkinan masih bisa terjadi saat kamu nembak.

Siap ditolak juga adalah salah satu persiapan mental yang bagus. Karena dengan siap ditolak, kamu tidak akan terbebani saat mengucapkan kata-kata penembakan. Ingat, pejuang cinta yang paling profesional dengan jam terbang tinggi juga pernah mengalami penolakan saat penembakan. Yang kamu perlu ingat cuma: penolakan bukan sebuah kegagalan tapi sebuah pembelajaran.

Siap Jadi Pacar yang Baik

Selain siap ditolak, kamu juga harus siap dengan semua konsekuensi yang bakal datang sepaket dengan status pacar. Jadi pacar jangan cuma ingat enaknya aja man. Ada seperangkat kewajiban yang harus kamu penuhi sebagai pacar biar tidak kembali menyandang predikat jomblo 2 minggu kemudian.

KETEMU JODOHKU – Ketemujodohku.com hadir untuk membantu Anda menemukan jodoh idaman. Temukan pasangan jiwamu disini. Yuk KLIK DISINI. Hubungi Kami di 082221319666 | Email : ketemujodohku@gmail.com


One comment:

  1. Pingback:Mengatasi Bosan Terhadap Pasangan | Ketemu Jodohku

Leave a Reply


SIGN INTO YOUR ACCOUNT CREATE NEW ACCOUNT

Your privacy is important to us and we will never rent or sell your information.

 
×
CREATE ACCOUNT ALREADY HAVE AN ACCOUNT?

 
×
FORGOT YOUR DETAILS?
×

Go up