Menciptakan Keluarga Yang Harmonis

Keluarga Yang Harmonis – Dalam sebuah hubungan rumah tangga memerlukan adanya hubungan yang romantis dan harmonis. Hubungan harmonis tidak hanya dilakukan dengan istri saja, hubungan harmonis diciptakan untuk mempererat hubungan antara suami, istri dan anak. Ketika mempunyai keluarga yang harmonis, pasti juga akan menciptakan keluarga yang bahagia. Berikut tips menciptakan keluarga harmonis.

1. Pupuk Akidah Sedari Muda

Bekal untuk mengarungi samudra kehidupan tidaklah cukup sebulan atau dua bulan lamanya kita belajar. Hal ini harus dipelajari jauh-jauh hari sebelum nantinya kita akan menikah. Banyak pasangan muda yang menikah tanpa berbekal ilmu akidah yang cukup sehingga banyak di antara mereka tidak saling mengetahui hak dan kewajiban seorang istri/suami. Padahal, bekal akidah ini sangat penting untuk keberlangsungan bahtera rumah tangga yang harmonis nantinya, misalnya kisah cinta Ali dan Fatimah yang sungguh luar biasa.

Berbekal akidah Islam yang dipelajarinya sejak kecil, mereka dipersatukan dalam ikatan cinta yang halal. Ketika mereka menemukan kesulitan ekonomi dalam rumah tangga, Fatimah dengan sabarnya menyemangati Ali untuk tidak berputus asa dari rahmat Allah. Karena akidah Islam dalam diri mereka telah tertancap kuat, mereka pun meyakini bahwa rezeki minnallah. Mereka tetap beribadah dengan rajin, berdoa dengan sungguh-sungguh, serta berusaha semaksimal mungkin. Insya Allah, keluarga pun selalu harmonis sepanjang masa.

2. Kenali Hak dan Kewajiban Masing-masing

Mayoritas masyarakat tentu sudah hafal dengan hak dan kewajiban seorang suami/istri. Suami berkewajiban mencari nafkah dan menghidupi kebutuhan rumah tangganya. Istri berkewajiban melayani suami dengan sepenuh hati dan mengurus rumah dengan baik. Namun, saat ini banyak yang memandang bahwa tugas-tugas tersebut tidak adil sehingga bermunculan istri-istri yang ingin setara dengan suaminya. Padahal, dalam suatu hadis dikatakan bahwa dunia ini penuh perhiasan dan perhiasan paling indah ialah wanita salihah (H.R. Muslim). Oleh karena itu, seorang istri tidaklah patut memimpin rumah tangga dan menyepelekan suaminya. Selalu hormati dan layanilah suami dengan baik.

Seorang suami juga harus bersikap lemah lembut terhadap istrinya, tidak boleh berlaku semena-mena hanya karena ia sebagai ibu rumah tangga. Bila ingin menyuruh, alangkah baiknya sertakan kata “tolong” di depannya. Bila ingin menegur, tegurlah dengan cara yang baik, jangan dibentak-bentak, apalagi hingga menyakiti hatinya karena istri adalah tulang rusuk dari suami. Jika diluruskan dengan cara yang keras, ia akan patah. Namun, jika diluruskan secara perlahan dengan penuh kelembutan, ia akan baik. Rasulullah bersabda, “Orang yang baik di antara kalian adalah orang yang berlaku baik kepada keluarganya, sedang aku sendiri berlaku baik kepada keluargaku,” (H.R. Syarif).

3. Selingi dengan Humor/Candaan

Kadang-kadang, menyikapi sesuatu secara serius terus-menerus akan membosankan. Buatlah suasana keluarga menjadi cair dengan suatu candaan yang membuat hati gembira, senyum merekah lebar, dan suasana penuh kehangatan. Tentunya bukan candaan yang menyinggung satu sama lain. Namun, candaan kecil, seperti main gelitik-gelitikan, atau membuat rayuan-rayuan gombal yang sering ditemukan di acara televisi, dijamin suasana di rumah makin harmonis dan romantis. Ini karena humor/candaan adalah salah satu bumbu penyedap rasa di kehidupan rumah tangga.

KETEMU JODOHKU – Ketemujodohku.com hadir untuk membantu Anda menemukan jodoh idaman. Temukan pasangan jiwamu disini. Yuk KLIK DISINI. Hubungi Kami di 082221319666 | Email : ketemujodohku@gmail.com


Leave a Reply


SIGN INTO YOUR ACCOUNT CREATE NEW ACCOUNT

Your privacy is important to us and we will never rent or sell your information.

 
×
CREATE ACCOUNT ALREADY HAVE AN ACCOUNT?

 
×
FORGOT YOUR DETAILS?
×

Go up